PEMBENTUKAN WPA DI DESA PLAJAN

Dengan terbentuknya WPA di Desa Plajan serta sosialisasi HIV AIDS pada masyarakat dalam mendukung upaya perubahan perilaku menjadi masyarakat  lebih kondisif. Namun demikian perubahan perilaku tidak mudah terjadi begitu saja. Diketahui bahwa konsistensi pemakaian kondom masih rendah, dalam hal ini dicontohkan pada populasi WPS.  Penawaran kondom kepada klien dilakukan di pada saat melakukan transaksi di lokalisasi. Sementara untuk transaksi di luar lokasi pemakaian kondom relative tidak konsisten. Kemudahan untuk mendapatkan kondom difasilitasi dengan pembentukan outlet kondom di lokalisasi. Terdapat 2 outlet kondom yang suada tersedia.  Penggunaan kondom di lokalisasi menjadi peraturan wajib, meskipun ada realisasinya temuan kasus IMS masih sering terjadi.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan